• TRENDING
  • The Skywalker Saga
  • Elden Ring Boss
  • Sonic Frontiers PS 5
  • Deathloop Gameplay
  • CONTACT US
SUBSCRIBE
Font ResizerAa
  • Berita Game
  • Game Populer
  • Jadwal Esports
  • Tips & Panduan
Search
  • Berita Game
  • Game Populer
  • Jadwal Esports
  • Tips & Panduan
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Home » Blog » [Opini] Bisakah Tablet Gantikan Laptop di Tahun 2026?
Berita Game

[Opini] Bisakah Tablet Gantikan Laptop di Tahun 2026?

Baskara Adiwangsa
Last updated: May 3, 2026 9:10 am
Baskara Adiwangsa
Share
4 Min Read
SHARE

opini bisakah tablet gantikan – Di era modern sekarang, banyak yang bertanya bisakah tablet gantikan laptop sebagai perangkat utama? Tablet baik Android maupun iPad sudah berevolusi menjadi sebuah perangkat yang cukup matang. Dari segi spesifikasi, ia tidak lagi dipandang sebelah mata dan mampu hadir dengan spesifikasi yang tangguh.

Hardware yang dibawa juga tidak kalah dengan laptop. Beberapa punya layar yang lebih tajam, prosesor ngebut, lengkap dengan pilihan aksesori penunjang seperti keyboard dan trackpad, meski dijual secara terpisah. Tapi, apakah peran laptop bisa ia gantikan di tahun 2026? Mari kita bahas brott.

Daftar isi

  • Bisakah Tablet Gantikan Laptop?
    • Software: Penghalang Utama
    • Touchscreen vs Mouse dan Keyboard
    • Harga
    • Kesimpulan

Bisakah Tablet Gantikan Laptop?

bisakah tablet gantikan laptop
Apakah bisa gantikan peran laptop?

Selain itu, jawaban dari pertanyaan ini selalu tidak sederhana. Beberapa beranggapan kalau tab sudah lebih dari cukup sebagai penunjang kerja atau pun konsumsi media. Tapi, tidak jarang yang mengkritisi beberapa hal kecil yang menjadi deal breaker dari tablet itu sendiri. Mari kita bahas dari sisi hardware terlebih dahlu.

Tablet masa kini sudah tidak lagi tergolong lemah, apalagi secara spesifikasi. Ia tidak hanya hadir sebagai smartphone dengan layar gede saja tapi juga sudah dikategorikan sebagai perangkat yang serba bisa. OS yang jauh lebih matang juga membuat tablet kini bisa dioperasikan secara multitasking dengan lebih leluasa.

Tapi ada satu sisi yang tidak bisa dikalahkan dari laptop, yaitu dukungan software kelas PC. Tidak dapat dipungkiri, Windows masih menjadi primadona pengguna PC dan laptop sampai saat ini. Tablet yang kebanyakan menggunakan Android tentu masih belum memiliki dukungan sebanyak Windows jika kita berbicara dari segi software.

Di sisi lain, mau bagaimana

Di sisi lain, mau bagaimana pun, ia tetaplah OS mobile yang lebih mengutamakan input touchscreen. Pengembang OS harus mendesain ulang UI mereka jika ingin mendapatkan pengalaman desktop secara penuh. Contoh yang paling dekat adalah Samsung DeX, begitu perangkat Galaxy disambungkan ke monitor, tampilan UI langsung berubah seperti Windows. Lengkap dengan fitur jendela multitasking yang mirip dan juga dukungan layar lebih lega.

Software: Penghalang Utama

1 lzu6SYUODsOEZWXm9ucwxA
Keterbatasan OS masih jadi lagu lama

Dari segi produktivitas, tablet masih bisa digunakan untuk pekerjaan ringan seperti mengetik dokumen, editing gambar, bahkan edit video ringan. Tapi, bagaimana kalau sudah berbicara pekerjaan yang membutuhkan spesifikasi tinggi atau penggunaan software spesifik. Biasanya, tablet masih kalah jauh di poin ini.

Beberapa pekerjaan yang membutuhkan software kelas desktop adalah titik dimana fungsi tablet selesai. Apalagi jika software tersebut hanya tersedia di Windows, mau tablet secanggih apa pun juga tidak ada gunanya. Batasan software masih menjadi momok mematikan bagi mereka yang mau berpindah dari laptop ke tablet.

Touchscreen vs Mouse dan Keyboard

Laptop vs tablet
Dua mode input yang berbeda

Menariknya, sedikit berbicara soal kebiasaan bekerja, laptop memiliki 2 hal yang mungkin tidak akan bisa direplika secara langsung oleh tablet. Yaitu hadirnya trackpad dan keyboard secara default. Hingga sekarang, tablet biasanya tersedia dengan keyboard cover yang dijual terpisah, atau bahkan tidak tersedia sama sekali.

Ini tentu menjadi beban mental bagi yang ingin pindah menggunakan tablet secara penuh. Mereka harus membiasakan diri dengan membawa keyboard dan mouse wireless, atau tersiksa dengan input touchscreen yang kaku.

Tapi, touchscreen juga bukan sepenuhnya sebuah kelemahan. Apalagi kalau kamu bekerja dibidang seni digital. Layar touchscreen berarti kamu bisa menggunakan stylus atau pen yang menjadikan tablet seperti iPad adalah pilihan utama kebanyakan ilustrator masa kini. Selain itu, ukuran tablet yang lebih compact juga bisa jadi alasan. Tablet biasanya jauh lebih ringan dan tipis dibandingkan laptop.

Harga

Tablet vs Laptop vs Notebook 1200 x 628
Harga bisa jadi pilihan orang main aman

Perlu diketahui, rasanya harga menjadi pembahasan yang tidak begitu relevan di tahun 2026. Naiknya harga komponen menjadikan perbandingan harga jadi tidak akurat. Namun kalau kamu ingin menikmati tablet dengan kemampuan penuhnya, kamu perlu membayar sedikit lebih mahal dari laptop.

Hal ini didasari karena tambahan aksesori seperti keyboard cover dan pen yang besar kemungkinan wajib dalam use case kamu. Berbeda dengan laptop yang sekali beli langsung tinggal pakai, Tablet adalah pilihan yang jauh lebih fleksibel sesuai kebutuhan kamu.

Hanya saja berbagai kompromi seperti software membuat banyak yang berpikir dua kali untuk menjadikan tablet sebagai perangkat utama mereka. Apalagi, harganya juga tidak murah. Jadi, wajar jika banyak yang mengambil pilihan paling aman yaitu laptop.

Kesimpulan

Sementara itu, jadi kalau ditanya: Apakah tablet bisa menggantikan laptop di 2026, jawabannya adalah: tergantung siapa yang pakai. Untuk pelajar, penulis, atau pekerja dengan kebutuhan dasar, tablet sudah lebih dari cukup. Bahkan bisa jadi lebih nyaman. Untuk profesional di bidang teknis atau kreatif tingkat lanjut, laptop masih jadi primadona.

Ada juga faktor gaya kerja. Orang yang terbiasa kerja simpel dan tidak butuh banyak aplikasi berat akan lebih mudah beralih ke tablet. Sementara yang terbiasa multitasking kompleks akan cepat merasa dibatasi oleh ekosistem yang belum matang. Jadi pertanyaannya sekarang bergeser, bukan soal apakah bisa atau tidak. Melainkan seperti apa kebutuhan kamu saat ini?


Dapatkan informasi keren di FivaGame terkait Tech atau artikel sejenis yang tidak kalah seru dari BaskaraAdiwangsa. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Tags: LAPTOPTablet

Sumber: FivaGame

Contents
  • Bisakah Tablet Gantikan Laptop?
    • Di sisi lain, mau bagaimana
    • Software: Penghalang Utama
    • Touchscreen vs Mouse dan Keyboard
    • Harga
    • Kesimpulan
Bocoran Harga GTA 6 Terkuak, Disebut Lebih Ramah Untuk Gamer
Spesifikasi PC untuk SILENT HILL: Townfall
DLC Dave the Diver: In The Jungle Hadirkan Karakter Rover dari Wuthering Waves
Mediatek Dimensity 7450 Series Meluncur, Hadirkan Peningkatan Konektivitas
Co-founder Guerrilla Games Ingin Racik “Unreal Engine” versi Eropa
TAGGED:LAPTOPTablet
Share This Article
Facebook Email Print

New Releases

- Advertisement -
Ad image

Trending Stories

Berita Game

RTX 5090 Ini Meledak ketika Pengguna Asik Main Game AAA Terbaru

July 18, 2026
Berita Game

Fanart Karakter Blue Archive Paling Banyak Dibuat oleh Artist, Termasuk ‘Gambar Nakal’

July 18, 2026
Berita Game

Bethesda Umumkan Fallout 5, Fallout 3 Remaster, dan Fallout: New Vegas Remaster

July 18, 2026
Berita Game

David Beckham Masuk ke Battle Royale Fornite, Yuk Coba Mainkan!

July 18, 2026
Berita Game

Review Assassin’s Creed Black Flag Resynced — Tak Sekadar Remake!

July 18, 2026
Tips & Panduan

Cara Memaksimalkan Spark Legacy Umamusume Pretty Derby

July 17, 2026

FIVAGAME.ID

Berita game, tren industri, dan perkembangan dunia gaming

Follow US on Social Media

Facebook Youtube Steam Twitch Unity

Copyright © 2026 fivagame.id, All Rights Reserved.

Partnership

More from Fivagame

  • Berita Game
  • Game Populer
  • Jadwal Esports
  • Tips & Panduan
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?