• TRENDING
  • The Skywalker Saga
  • Elden Ring Boss
  • Sonic Frontiers PS 5
  • Deathloop Gameplay
  • CONTACT US
SUBSCRIBE
Font ResizerAa
  • Berita Game
  • Game Populer
  • Jadwal Esports
  • Tips & Panduan
Search
  • Berita Game
  • Game Populer
  • Jadwal Esports
  • Tips & Panduan
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Home » Blog » [Opini] Mengapa Earphone Kabel Kembali Tren Belakangan Ini?
Berita Game

[Opini] Mengapa Earphone Kabel Kembali Tren Belakangan Ini?

Zevran Thaddeus
Last updated: June 21, 2026 3:46 pm
Zevran Thaddeus
Share
10 Min Read
SHARE
  • Mengapa Earphone Kabel Kembali Populer?
    • Digital Fatigue dan Beban Mental Harus Selalu “Nge-cas”
    • Umur Pakai TWS yang Pendek vs Investasi Jangka Panjang
    • Urusan Performa: Audio Lossless dan Latensi Nol
    • Solusi Nyeleneh Anti-Hilang Sebelah
    • Simbol “Jangan Ganggu Saya”
    • Kesimpulan

Earphone kabel populer – Begitu Apple dengan berani menghilangkan colokan audio jack 3.5mm di HP mereka, industri langsung gempar. Langkah itu disebutkan sebagai keberanian dan diikuti oleh hampir semua pabrikan smartphone lainnya. Ia membawa pesan kalau masa depan adalah nirkabel. Kita pun dipaksa bermigrasi ke True Wireless Stereo (TWS). Telinga kita mulai dipenuhi oleh AirPods, Galaxy Buds, dan ratusan jenis TWS lainnya yang menawarkan kepraktisan tanpa ribet terlilit kabel.

Namun, kalau kamu perhatikan linimasa media sosial belakangan ini, atau sekadar melihat anak-anak muda yang nongkrong di kafe, ada pemandangan yang menarik. Kabel putih ikonik yang dulu menjuntai dari telinga ke kantong celana kini kembali terlihat di mana-mana.

Selain itu, berdasarkan data penjualan

Selain itu, berdasarkan data penjualan global, pasar aksesoris audio mengalami anomali besar. Setelah bertahun-tahun turun drastis, penjualan perangkat audio berkabel melonjak hingga 20 persen. Tren ini bukan cuma terjadi di kalangan netizen biasa. Banyak artis dan selebriti terlihat kembali menggunakan earbuds berkabel.

Mengapa teknologi yang sudah dianggap “pensiun” ini bisa bangkit kubur dan bahkan dianggap keren lagi? Mari kita bedah fenomena unik ini dengan sudut pandang yang santai.

Mengapa Earphone Kabel Kembali Populer?

earphone kabel
Earphone berkabel

Alasan pertama yang tidak bisa dibantah adalah faktor kultur dan fashion. Generasi muda saat ini sedang sangat terobsesi dengan segala hal yang berbau nostalgia awal tahun 2000-an alias estetika Y2K. Mulai dari tren kamera digital saku jadul yang hasilnya agak buram, HP lipat jaman dulu, sampai piringan hitam kembali diburu. Earbuds berkabel masuk ke dalam pusaran tren tersebut sebagai retro-tech aesthetic.

Di sisi lain, fenomena ini sebagai counter-signaling. Di saat semua orang di kereta atau di jalan menggunakan TWS yang bentuknya mirip dan membosankan, memakai kabel yang menjuntai justru menjadi sebuah pernyataan untuk berani beda. Dengan begitu, ia jadi simbol kalau dirinya tidak sama dengan orang lain.

Sekilas kabel yang menggantung itu memberikan kesan santai, sedikit berantakan tapi estetik, dan sangat pas masuk ke dalam frame foto OOTD di Instagram atau TikTok. Menggunakan barang yang kurang nyaman di era modern sengaja dilakukan untuk menunjukkan identitas diri yang independen.

Digital Fatigue dan Beban Mental Harus Selalu “Nge-cas”

Jujur saja, hidup di zaman sekarang itu melelahkan karena hampir semua barang di sekitar kita butuh daya listrik. Kamu harus mengisi daya HP, laptop, smartwatch, tablet, dan sekarang ditambah TWS. Manajemen baterai ini lama-lama memicu battery anxiety alias rasa cemas kalau perangkat kita tiba-tiba mati di saat yang tidak tepat.

Menariknya, tWS memang sangat praktis, sampai di satu momen kamu sedang buru-buru berangkat kerja dan baru sadar kalau baterai case TWS kamu habis. Belum lagi drama kalau salah satu sisi earbud lupa ditaruh di dalam wadahnya dengan pas, membuat baterai kanan penuh sementara baterai kiri kosong total.

Berbeda halnya kalau kamu menggunakan earphone berkabel. Kamu tinggal ambil dari dalam tas, colok ke lubang USB-C atau adapter HP, dan musik langsung berputar. Tidak perlu proses pairing Bluetooth yang kadang suka glitch atau terputus di area padat sinyal. Perangkat berkabel merupakan sebuah teknologi yang langsung bekerja tanpa banyak basa-basi.

Umur Pakai TWS yang Pendek vs Investasi Jangka Panjang

tws
TWS

Masalah terbesar dari TWS yang jarang dibahas saat iklan adalah masalah planned obsolescence atau usia pakai yang memang sengaja dirancang pendek karena keterbatasan teknologi baterai lithium di dalamnya. Pembahasan ini pernah di bahas di artikel ini.

Perlu diketahui, setelah 18 sampai 24 bulan penggunaan intensif sehari-hari, kapasitas baterai mini di dalam TWS dipastikan akan menurun drastis. TWS premium yang kamu beli seharga jutaan rupiah, dua tahun kemudian mungkin hanya bisa bertahan 1 atau 2 jam saja dalam sekali pakai. Parahnya lagi, baterai sekecil itu hampir mustahil untuk diganti secara mandiri. Alhasil, TWS tersebut berakhir menjadi sampah elektronik di tempat pembuangan.

Bandingkan dengan earbuds berkabel seharga dua ratus ribuan. Karena tidak menggunakan komponen baterai di dalamnya, umur pakainya bisa bertahan bertahun-tahun selama kabelnya tidak putus atau rusak parah karena digigit peliharaan. Dari segi hitung-hitungan finansial dan keberlanjutan lingkungan, perangkat berkabel jelas menang telak.

Belum lagi harga earphone bajet

Belum lagi harga earphone bajet sudah banyak sekali pilihannya belakangan ini. Mau dari tipe IEM atau pun earbuds, sudah bisa dibeli dengan harga murah. Contoh saja, dengan harga 200 sampai 500 ribuan kamu sudah bisa mendapatkan merk terkenal seperti Moondrop, Tanchjim, 7Hz, Kz, dan banyak lagi brand audio lainnya.

Urusan Performa: Audio Lossless dan Latensi Nol

earphone kabel
IEM

Sementara itu, bagi para penikmat musik garis keras (audiofil) dan para gamer pembuat konten, kabel adalah harga mati yang tidak bisa ditawar. Teknologi Bluetooth, secanggih apa pun versinya sekarang, masih mengandalkan kompresi data untuk mengirimkan sinyal suara dari HP ke telinga kamu. Proses kompresi ini menghilangkan detail-detail kecil dari instrumen musik yang sedang didengarkan.

Melalui jalur kabel, sinyal audio dikirimkan secara analog tanpa kompresi digital. Hasil suara yang didengar jauh lebih utuh, jernih, dan natural. Menariknya, pabrikan audio sekarang sudah pintar dengan merilis earbuds berkabel yang langsung menggunakan colokan USB-C lengkap dengan DAC bawaan di dalam kabelnya. Jadi, kualitas suaranya tetap optimal meski dicolok ke HP keluaran terbaru yang tidak punya lubang audio jack lama.

Selain kualitas suara, ada satu hal lagi yang krusial: latensi. Saat bermain game kompetitif seperti PUBG Mobile atau Mobile Legends, keterlambatan suara sepersekian detik saja bisa menentukan hidup dan mati karaktermu di dalam game. TWS masih sering mengalami delay tipis antara visual di layar dan suara yang keluar. Dengan kabel, latensi itu berada di angka nol mutlak. Apa yang terjadi di layar langsung terdengar di telinga detik itu juga.

Solusi Nyeleneh Anti-Hilang Sebelah

Lebih lanjut, pernahkah kamu merasakan kepanikan luar biasa saat menyadari salah satu sisi TWS kamu hilang entah kemana? Entah itu jatuh ke dalam kolong kursi mobil, terselip di sela kasur, atau lebih tragis lagi: jatuh ke dalam saluran air saat kamu sedang berjalan di trotoar. Kehilangan sebelah sisi TWS adalah salah satu perasaan paling menyebalkan karena membeli satu sisinya saja secara terpisah harganya sering kali tidak masuk akal.

Masalah menyebalkan ini tidak akan pernah terjadi di dunia kabel. Jika salah satu sisi lepas dari telinga, dia akan tetap menggantung dengan aman di lehermu. Bahkan, kabel ini punya fungsi sekunder yang cukup kocak tapi nyata: menyelamatkan HP kamu dari benturan saat tidak sengaja terjatuh dari genggaman karena HP tersebut akan tertahan oleh kabel earphone yang masih terpasang kuat di telingamu.

Simbol “Jangan Ganggu Saya”

earphone kabel
Do not disturb ya

Salah satu alasan sosiologis menarik mengapa para pekerja kantoran atau budak korporat kembali melirik kabel. Memakai TWS yang ukurannya makin kecil terkadang membuat orang lain tidak sadar kalau kita sedang mendengarkan sesuatu. Akibatnya, rekan kerja sering tiba-tiba mengajak mengobrol, dan saat kita tidak merespon, kita malah dicap sombong atau tidak sopan.

Tidak hanya itu, kabel memberikan tanda batasan sosial yang sangat jelas dan terlihat dari kejauhan. Kabel yang menjuntai dari telinga adalah simbol komunikasi non-verbal universal, yang secara tidak langsung berbunyi: “Saya sedang sibuk atau sedang fokus. Tolong jangan diganggu.” Banyak orang bahkan sengaja memakai kabel ini tanpa memutar musik sama sekali hanya demi mendapatkan ketenangan di ruang kerja.

Kesimpulan

Kebangkitan kembali earbuds berkabel membuktikan bahwa perkembangan teknologi tidak selalu berjalan lurus ke depan. Terkadang, saat sebuah inovasi bergerak terlalu cepat dan menjadi terlalu rumit, manusia akan secara alami mencari jalan pulang menuju sesuatu yang lebih sederhana dan fungsional.

TWS tentu tidak akan punah dalam waktu dekat karena kenyamanannya untuk aktivitas berat seperti berolahraga atau saat menyetir memang belum ada tandingannya. Kalau kamu gimana? Apa pilihan kamu?


Hal ini karena dapatkan informasi keren di FivaGame terkait Tech atau artikel sejenis yang tidak kalah seru dari ZevranThaddeus. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Tags: tech

Sumber: FivaGame

Contents
    • Selain itu, berdasarkan data penjualan
  • Mengapa Earphone Kabel Kembali Populer?
    • Digital Fatigue dan Beban Mental Harus Selalu “Nge-cas”
    • Umur Pakai TWS yang Pendek vs Investasi Jangka Panjang
    • Belum lagi harga earphone bajet
    • Urusan Performa: Audio Lossless dan Latensi Nol
    • Solusi Nyeleneh Anti-Hilang Sebelah
    • Simbol “Jangan Ganggu Saya”
    • Kesimpulan
Baru Rilis, Game Pickmon Dianggap Plagiat Pokemon dan Palworld
Hermen Hulst Pastikan Game Single-Player dari Playstation Studios Tidak Lagi Rilis di PC
Producer Resident Evil Requiem Tanggapi Tampilan Grace Versi “DLSS 5 On” dari NVIDIA
Harga GTA VI Telah Resmi Diumumkan oleh Rockstar dan Take-Two
Lewat Konfirmasi Versi Disc, God of War Laufey Goda Jendela Rilis
TAGGED:tech
Share This Article
Facebook Email Print

New Releases

- Advertisement -
Ad image

Trending Stories

Berita Game

RTX 5090 Ini Meledak ketika Pengguna Asik Main Game AAA Terbaru

July 18, 2026
Berita Game

Fanart Karakter Blue Archive Paling Banyak Dibuat oleh Artist, Termasuk ‘Gambar Nakal’

July 18, 2026
Berita Game

Bethesda Umumkan Fallout 5, Fallout 3 Remaster, dan Fallout: New Vegas Remaster

July 18, 2026
Berita Game

David Beckham Masuk ke Battle Royale Fornite, Yuk Coba Mainkan!

July 18, 2026
Berita Game

Review Assassin’s Creed Black Flag Resynced — Tak Sekadar Remake!

July 18, 2026
Tips & Panduan

Cara Memaksimalkan Spark Legacy Umamusume Pretty Derby

July 17, 2026

FIVAGAME.ID

Berita game, tren industri, dan perkembangan dunia gaming

Follow US on Social Media

Facebook Youtube Steam Twitch Unity

Copyright © 2026 fivagame.id, All Rights Reserved.

Partnership

More from Fivagame

  • Berita Game
  • Game Populer
  • Jadwal Esports
  • Tips & Panduan
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?