Developer ARC Raiders Data – Sejak diluncurkan pada 30 Oktober 2025, ARC Raiders langsung disambut antusias oleh para pemain. Perjalanan Embark Studios tentu tidak selalu mulus, namun mereka mampu mempertahankan kesuksesan itu cukup lama. Salah satunya berkat update yang cepat diberikan dan konten baru yang hadir setiap bulan tanpa jeda.
Di balik itu semua, ada juga sistem pelacakan yang memungkinkan Embark untuk memantau langsung bagaimana pemain berinteraksi dengan game extraction shooter itu. Mulai dari hal-hal yang berjalan baik hingga yang perlu diperbaiki. Dari data itulah berbagai keputusan diambil untuk terus menyempurnakan ARC Raiders.
Alasan Developer ARC Raiders Kumpulkan 30TB Data Setiap Hari untuk Memantau Pemain

Selain itu, berdasarkan informasi dari juru bicara Embark Studios di acara konferensi diberlangsungkan oleh publisher Nexon. Untuk menangani jumlah pemain yang terus membludak, developer ARC Raiders membangun sebuah sistem pipeline data berskala besar bernama BigQuery. Lewat sistem ini, mereka bisa memantau berbagai aktivitas dalam di dalam game secara sangat detail.
Diketahui ketika game tersebut rutin mendapat update bulanan dari bulan Oktober 2025 sampai Februari 2026, Embark mampu memproses sekitar 30TB data setiap harinya. Yang lebih mengesankan lagi, sistem ini sanggup merekam lebih dari 100 miliar peristiwa dalam game dengan jeda waktu kurang dari dua detik.

Seperti yang diungkapkan oleh Mattias Andersson, salah satu Data Engineer di Embark menjelaskan kecanggihan dari BigQuery bisa digambarkan dengan sederhana. Di mana hanya dua detik setelah seorang pemain menembakkan peluru, Embark sudah bisa langsung mengecek apakah tembakan itu mengenai sasaran atau tidak.
Mendeteksi Kecurangan atau Cheater hingga Melacak Bug

Di sisi lain, bigQuery sendiri bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, mulai dari mendeteksi kecurangan dan melacak bug, hingga menganalisis perilaku pemain di dalam game.
Salah satu topik yang cukup ramai diperbincangkan adalah bagaimana ARC Raiders mempertemukan pemain dalam satu ronde, dan keputusan di balik sistem itu sebagian besar dibentuk oleh data yang dikumpulkan Embark.
Lebih dari itu, Embark juga mengembangkan sebuah round viewer khusus yang mampu memutar ulang aksi para pemain layaknya rekaman. Sekaligus menampilkan heatmap untuk menunjukkan di mana pemain paling sering bergerak, tumbang, maupun terlibat pertarungan.
Menariknya, dengan data seperti ini
Menariknya, dengan data seperti ini, Embark bisa membuat penyesuaian atau perubahan berdasarkan apa yang mereka temukan di lapangan.
Baca juga informasi menarik FivaGame lainnya terkait ARC Raiders atau artikel lainnya dari BaskaraAdiwangsa. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].
Sumber: FivaGame
