Kehadiran DLSS 5 dari NVIDIA sempat membuat heboh kalangan gamer. Banyak yang mengkritik kalau teknologi AI ini mengubah wajah karakter game menjadi mirip dengan konten AI slop yang beredar di internet.
Dev Phantom Blade Zero Ungkap Game Tidak Pakai AI yang Mengubah Intensi Artis

Meski Phantom Blade Zero masih termasuk salah satu judul yang akan menggunakan DLSS 5 dari kubu hijau, sebuah pernyataan baru dari Director game-nya seperti mengisyaratkan kebalikan.
Selain itu, dalam sebuah utas panjang di X, Director Liang Qiwei mengungkapkan kalau mereka tidak akan menggunakan teknologi visual AI yang akan mengubah intensi asli artis. Tidak dijelaskan lebih rinci apa maksudnya, tetapi banyak yang menduga kalau maksud dari ‘teknologi AI’ itu adalah DLSS 5.
Dev juga mengungkapkan kalau mereka tidak menggunakan AI sama sekali dalam pengembangan game. Semuanya diciptakan oleh manusia. Termasuk di dalamnya model karakter menggunakan 3D scan dari aktor yang memeragakan facial capture hingga lip-sync dalam bahasa Mandarin dan Inggris.

Motion capture bagian pertarungan dan
Motion capture bagian pertarungan dan scan lokasi di Tiongkok sebagai latar juga berkontribusi dalam proses kreatif manusia. Bahkan mereka menggunakan kertas Xuan yang terbuat dari beras sebagai peta lengkap dengan tulisan tangan.
Di sisi lain, jika tidak ada halangan, game ini akan rilis pada September tahun ini untuk PC dan PS5. Apakah game ini bisa mengalahkan Black Myth Wukong sebagai sesama game AAA dari Tiongkok?
Dapatkan informasi keren di FivaGame terkait Tech atau artikel sejenis yang tidak kalah seru dari BaskaraAdiwangsa. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].
Sumber: FivaGame
