Berita soal Apple mau tidak mau harus menaikkan harga iPhone sepertinya semakin terlihat masuk akal dari segi bisnis. Laporan terbaru perlihatkan kalau kini biaya material untuk membuat sebuah iPhone naik drastis akibat pembengkakan harga DRAM.
Harga LPDDR5X Naik 90% Lebih Bikin Biaya Produksi iPhone Melejit?

Apple sepertinya tidak lagi mampu menelan perbedaan biaya untuk setiap unit iPhone yang terjual. Jika berita sebelumnya perusahaan asal Cupertino tersebut harus menyerap biaya RAM yang sedang naik, kini strategi tersebut sepertinya sudah terlampau ekstrim untuk terus dilanjutkan.
Selain itu, lewat laporan Ice Universe di X, terlihat kalau harga RAM LPDDR5X kapasitas 12GB kini mengalami lonjakan harga 89% lebih tinggi di kuartal kedua dibanding kuartal sebelumnya. Harga di Q1 2026 untuk kapasitas sama masih berada pada angka $77,1 untuk varian 12GB. Kapasitas sama di Q2 sudah menyentuh $145,9. Perbedaan dalam 1 kuartal saja sudah menghadirkan selisih $68,8.

Apple juga sepertinya tidak imun dari kenaikan harga yang signifikan dan perlu mengambil jalan lain seperti menaikkan harga produk. Bahkan Tim Cook sendiri sudah mengatakan kalau kenaikan harga menjadi “tidak terelakkan” dalam laporan terbaru.
Ada kemungkinan Apple bahkan tidak
Ada kemungkinan Apple bahkan tidak menunggu sampai kehadiran seri iPhone 18 dan akan menaikkan harga seri iPhone 17 di kuartal ketiga mendatang. Apakah sekarang momen yang tepat untuk upgrade iPhone sebelum harga resmi naik? Gimana menurut kamu?
Di sisi lain, dapatkan informasi keren di FivaGame terkait Tech atau artikel sejenis yang tidak kalah seru dari SekarPrameswari. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].
Sumber: FivaGame
