• TRENDING
  • The Skywalker Saga
  • Elden Ring Boss
  • Sonic Frontiers PS 5
  • Deathloop Gameplay
  • CONTACT US
SUBSCRIBE
Font ResizerAa
  • Berita Game
  • Game Populer
  • Jadwal Esports
  • Tips & Panduan
Search
  • Berita Game
  • Game Populer
  • Jadwal Esports
  • Tips & Panduan
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Home » Blog » Review KuloNiku – Bowl Up!: Penuh Cinta, Penuh Rasa! » Page 2
Berita Game

Review KuloNiku – Bowl Up!: Penuh Cinta, Penuh Rasa!

Sekar Prameswari
Last updated: April 11, 2026 9:59 am
Sekar Prameswari
Share
26 Min Read
SHARE

Penuh Cinta

Game ini datang dengan sisi presentasi paling imut yang pernah kami temui dari game racikan developer Indonesia.

Contents
  • Penuh Cinta
    • Anda tentu saja tidak bisa
  • Penuh Rasa
    • Lebih lanjut, kemudian, tidak sedikit
    • Untuk memastikan proses balancing yang
    • Yang menarik? Bahwa alih-alih hanya

Satu elemen yang langsung membuat kami jatuh hati pada KuloNiku: Bowl Up! Adalah pendekatan visual yang ia usung. Datang dengan bentuk desain yang super imut penuh warna-warna cerah untuk model karakter 3D dan kotanya itu sendiri. Anda seperti disambut dengan sebuah atmosfer penuh keceriaan, bahkan di kondisi terburuk sekalipun.

Menariknya, apresiasi memang pantas kami arahkan untuk desain karakter yang ditawarkan oleh game yang satu ini. Sebagian besar dari mereka, baik ketika dicitrakan dalam bentuk model 3D ataupun hadir dalam bentuk artwork 2D yang disuntikkan untuk memperkuat momen tertenut, hadir indah, imut, dan unik di saat yang sama. Kehadiran karakter-karakter ini tidak hanya memperkuat kesan KuloNiku sebagai sebuah kota fantasi yang hidup dan berwarna saja, tetapi juga membangun mood yang tepat untuk keseluruhan pengalaman dan kesibukan Anda.

Menariknya? Di luar fakta bahwa game ini lahir dari tangan dingin developer Indonesia, KuloNiku juga cukup cerdas untuk melebur ragam konsep yang lebih global, terutama dari Jepang. Konsep restoran Anda mungkin boleh didasarkan pada masakan bakso kuah Indonesia, namun karakter-karakter yang Anda temui akan berbagi begitu banyak trope manga / anime yang kuat. Kita bicara soal karakter dengan kepribadian tsundere super kuat yang jelas menaruh perhatian besar kepada Anda namun enggan mengakuinya sampai desain NPC otaku pencinta idol virtual “Migu” yang juga meminjam stereotipe dari negeri sakura tersebut. Peleburan ini melahirkan sebuah kombinasi yang menarik, dimana KoluNiku terasa Indonesia, terasa Jepang, dan terasa global di saat yang sama.

Ia juga memuat konsep artwork 2D untuk membuat beberapa scene lebih menonjol, tentu dengan ekstra “kolaborasi” dengan trope anime dan manga juga.

Detail-detail kecil seperti potongan sesuai garis jatuhnya pisau seperti ini membuat KuloNiku kian bersinar!

Anda tentu saja tidak bisa

Anda tentu saja tidak bisa meracik sebuah game yang berfokus pada aksi masak-memasak tanpa memastikan bahwa sisi presentasi yang satu ini diurus dengan baik. Berita baiknya? Gambir Studio juga mengeksekusi hal ini dengan maksimal. Sisi presentasi yang mereka tawarkan didesain sedemikian rupa untuk memastikan detail-detail yang muncul sebagai konsukuiensi racik bakso memang terlihat. Potongan cabai? Perubahan warna kuah bergantung bumbu? Hingga level kematangan berbeda dari meja panggang? Semuanya bisa Anda dapatkan di sini.

Perlu diketahui, yang juga tidak kalah fantastisnya adalah ragam QOL yang juga mereka suntikkan untuk memastikan aksi racik bakso ini tidak berujung menimbulkan rasa frustrasi karena hal-hal minor alih-alih karena tantangan yang diberikan. Hasilnya? KuloNiku hadir dengan banyak QOL yang begitu membantu, dari highlight otomatis yang akan tersedia jika pelanggan memesan sesuatu yang memang tersedia di buku resep hingga hal sekecil keybind fungsi yang membuat begitu banyak hal menjadi lebih mudah untuk diakses. Keputusan untuk membedakan konsep QTE pada saat membuka restoran sehari-hari dan turnamen juga sesuatu yang kami sambut dengan bahagia!

Game ini juga didukung dengan beragam fitur QOL yang pantas untuk dirayakan.

Secara eksklusif memainkan game ini dengan bahasa Indonesia, kami juga bahagia melaporkan bahwa gaya penulisan dan percakapan tiap karakter yang Anda temui benar-benar terasa natural. Beberapa karakter terlihat menggunakan bahasa gaul masa kini seperti “Jujurly” misalnya, yang dikombinasikan dengan bahasa tidak baku lainnya yang membuat percakapan terasa alami. Pemilihan kata-kata seperti ini juga memperkuat ilusi usia karakter yang tengah kita temui, dengan karakter lebih tua biasanya memilih padanan kata yang lebih baku. Sebuah eksekusi yang manis.

Walaupun tidak hadir dengan voice act, namun KuloNiku juga tetap didukung dengan kualitas OST yang pantas untuk dirayakan. Salah satu yang paling kami favoritkan adalah musik saat masak di dalam kompetisi yang mampu menggugah rasa genting dengan sedikit twist di dalamnya. Mendengar musik tersebut cukup untuk membuat kami kembali mawas dengan QTE yang tengah berlangsung dan berusaha menyelesaikannya dengan baik.

Penuh Rasa

Abang tukang bakso, mari-mari sini!

Sementara itu, secara sederhana, KuloNiku bisa dikategorikan sebagai sebuah game puzzle dengan elemen restoran di dalamnya. Bahwa tantangan utama Anda adalah berusaha memahami apa yang pelanggan Anda inginkan, yang terekspresikan lewat kombinasi kalimat panjang dengan instruksi yang benar-benar spesifik. Sisanya? Adalah melakukan aksi-aksi ringan di dapur untuk memenuhi hal tersebut. Tentu saja, akan ada ekstra aktivitas lainnya, termasuk kompetisi yang akan kian meningkatkan rating restoran bakso Anda.

Maka hari-hari Anda di KuloNIku akan diisi dengan mendengar permintaan racikan bakso yang diinginkan oleh setiap pelanggan yang ada. Mereka bisa meminta sesuatu yang memang sudah diresepkan dengan spesifik atau sekadar kombinasi-kombinasi dari beberapa item berbeda. Pemenuhan ini akan meminta Anda melakukan navigasi singkat di beberapa bagian dapur dengan fungsi spesifiknya masing-masing. Seperti yang bisa diprediksi juga, akan ada mekanik tambahan sebagai simulasi kesibukan yang tengah Anda lakukan, yang untungnya berujung sederhana dari memastikan bahan gorengan tidak hangus, membakar, hingga menuangkan jus.

Yang membuat “puzzle” KuloNiku ini menarik, di luar komplekitas permintaan yang akan terus bertambah seiring dengan progress cerita. Adalah bagaimana ia terintegrasi ke dalam permainan kata yang juga dilontarkan oleh para pelanggan. Walaupun satu struktur setidaknya konsisten dimana jenis masakan utama selalu mereka utarakan di awal kalimat, namun semua permintaan tambahan yang keluar setelahnya bisa berujung acak. Sebagai contoh? Permintaan menggunakan alat makan sumpit atau sendok tidak selalu ditempatkan di akhir. Ia bisa saja menyusup di tengah kalimat.

Tampil bak game puzzle, tujuan utama game ini adalah meracik pesanan yang sesuai dengan apa yang diinginkan pelanggan.

Seiring dengan progress permainan dan bertambahnya material dan metode masak, permintaan pelanggan ini akan kian kompl;eks.

Lebih lanjut, kemudian, tidak sedikit

Lebih lanjut, kemudian, tidak sedikit dari pilihan-pillihan kalimat dan runtutnya ini dirancang semata-mata untuk mengecoh Anda yang mungkin sudah mulai pusing mengatur dalam otak sekues pemenuhan pesanan paling optimal yang Anda inginkan. Walaupun kami tidak bisa menilai bagaimana implementasinya di bahasa Inggris, namun tidak sedikit permintaan untuk tidak menambahkan sesuatu di dalam mangkuk misalnya. Diracik dengan susunan kalimat yang seolah positif di awal sebelum ia berujung negatif di akhir.

Belum cukup? Game ini juga menyuntikkan konsep empat profil rasa yang akan menemani setiap mangkuk yang keluar dari tangan dingin Anda. Ia diposisikan terkadang, bak “soal matematika”. Hampir sebagian besar pelanggan akan punya permintaan spesifik terkait rasa di beberapa level seperti asin, asam, pedas, dan manis. Setiap rasa ini bisa dibangun dan diracik dengan menggunakan item yang tersedia, sesederhana bumbu atau bahan tambahan di meja pemotongan.

Ekstra kompleksitas ditawarkan lewat fakta bahwa beberapa elemen penyuntik rasa ini tidak hanya menawarkan satu profil saja. Sebagai contoh? Kecap manis, misalnya. Bahwa tidak hanya manis, ia juga akan secara otomatis mendorong rasa asin dengan lompatan intensitas yang sama.

Tidak hanya itu, sekarang bayangkan skenario dimana pelanggan Anda meminta sebuah bakso yang rasanya sangat asin namun manis yang sedang. Situasi ini tentu tidak bisa diselesaikan dengan hanya menggunakan kecap manis yang tentu akan mendorong intensitas rasa ini dengan lompatan yang sama. Di situasi ini, Anda harus mencari bahan ekstra yang akan memaksimalkan rasa asin sembari menurunkan rasa manis. Ini akan jadi puzzle yang sering Anda temukan di KuloNiku.

Untuk memastikan proses balancing yang

Untuk memastikan proses balancing yang baik, KuloNiku tidak membiarkan Anda untuk memasukkan sebanyak mungkin elemen yang Anda inginkan ke dalam mangkuk bakso yang ada. Ada jumlah spesifik yang ditentukan di awal sehingga proses racik atau hitung-menghitung profil rasa ini tidak bisa sekadar eksperimental di beberapa kasus. Ada kebutuhan untuk memikirkannya dulu lebih matang di awal sebelum memulai proses peracikan Anda.

Berusaha menawarkan profil rasa yang diinginkan oleh pelanggan bisa jadi persoalan “matematika” tersendiri.

Uang bisa dialihkan untuk membeli lebih banyak bahan dan item yang akan menawarkan ragam buff untuk restoran Anda.

Untungnya, KuloNiku menawarkan dua jenis mode untuk Anda sejak awal permainan. Anda yang menginginkan pengalaman mengatur restoran yang lebih santai dan tanpa beban selalu punya opsi untuk mematikan sistem limitasi waktu yang tersedia di satu opsi lainnya lagi. Dengan tanpa batas waktu untuk meracik setiap pesanan yang masuk, Anda yang mudah cemas dan panik akan bisa menikmati game ini dengan lebih baik.

Hal ini karena tentu saja, seperti yang bisa Anda prediksi, KuloNiku tentu tidak hanya akan terperangkap pada konsep racik makanan ini saja. Bersama dengan lebih banyak penikmat bakso yang Anda puaskan, semakin banyak pula uang yang akan Anda kumpulkan setiap harinya. Uang tersebut kemudian bisa Anda alokasikan untuk membeli beragam bahan makanan yang berpotensi membuka lebih banyak variasi resep yang tentu saja menjanjikan suntikan uang lebih banyak atau sekadar ragam aksesoris yang akan menawarkan buff tertentu. Atau jika Anda sudah terlalu kaya, opsi untuk menghabiskan uang atas nama kustomisasi kosmetik restoran Anda juga akan tersedia.

Di sistem management restoran Ini, KuloNiku juga menawarkan sebuah resource spesifik ekstra berbentuk voucher yang lebih langka. Ia bisa dialihkan untuk membeli varian item yang lebih istimewa atau ragam sisi kosmetk yang siap untuk membuat “warung bakso” Anda berbeda -dibandingkan dengan yang lain.

Yang menarik? Bahwa alih-alih hanya

Yang menarik? Bahwa alih-alih hanya membiarkan gamer bergerak dari hari ke hari tanpa tujuan, KuloNiku juga menyuntikkan sistem kalender dengan dua hari pasti yang diposisikan sebagai hari libur. Idenya sederhana, Anda bisa menggunakan hari libur tersebut untuk mendekatkan diri dengan karakter-karakter NPC penting yang nantinya akan berbagi cerita hingga buff tertentu saat dibutuhkan ketika Anda memosisikannya sebagai karakter companion di kompetisi memasak. Anda juga bisa menggunakan hari libur ini untuk menempuh turnamen yang bernama “Brawl” ini yang juga pondasi untuk  mendoeong cerita.

Game ini juga menawarkan sistem pertemanan yang juga bisa Anda perdalam dengan meluangkan waktu bersama mereka saat liburan.

Kompetisi masak yang bisa Anda picu bebas ini akan jadi motor pendorong progeess restoran dan cerita.

Dengan demikian, walaupun konsepnya serupa, namun Gambir Studio berhasil membuat konsep turnamen masak ini sedikit berbeda untuk ekstra kesegaran. Selain sisi mekanik yang menonjolkan sisi QTE lebih dalam saat bicara soal mekanik, fokus turnamen ini adalah meraih poin lebih dari restoran pesaing Anda dengan mencuri hati sang juri utama. Game ini juga akan menjelaskan dengan terang benderang soal apa yang disukai dan tidak disukai oleh si juri untuka Anda siasati dengan ekstra poin yang juga bisa diraih dengan memenuhi apapun yang tengah diminta para penonton di kala itu.

Maka kombinasi semua mekanik ini untungnya, melahirkan sebuah core gameloop yang fantastis untuk KuloNiku hingga kami tidak akan berkeberatan untuk menyebutnya sebagai salah satu game Indonesia paling menyenangkan yang pernah kami mainkan sekaligus paling membuat stress di saat yang sama. Para NPC unik yang sempat Anda sambut di awal-awal permainan perlahan tapi pasti mulai menuntut lebih banyak hal yang butuh Anda pikirkan dan rencanakan. Sejujurnya hingga di titik otak kami, tidak mampu lagi menanganinya dengan sempurna, apalagi dengan sistem batasan waktu yang ada.

Previous Page123Next Page
Kucing Selamatkan Pemilik RTX 4090 dari Potensi Kebakaran Akibat Kabel Meleleh
Denuvo di Crimson Desert Baru Saja Dikonfirmasi Tepat 1 Minggu Sebelum Dirilis
AirDrop Akan Tersedia untuk Seri Galaxy Lama Menurut Beta OneUI 8.5
WikiGacha, Game Gacha Berbasis Browser Berdasarkan Artikel Wikipedia Viral di Internet
Trik Hypervisor pada DRM Game Jadi Sorotan, Denuvo Menyiapkan Pencegahan
TAGGED:gambir studiokulonikupuzzlereviewsimulation
Share This Article
Facebook Email Print

New Releases

- Advertisement -
Ad image

Trending Stories

Berita Game

Proteksi Denuvo Resident Evil Requiem Berhasil Dibobol

April 11, 2026
Berita Game

Imbas Harga PS5 Naik, Penjualan Mingguan Xbox Series Melonjak di Jepang

April 11, 2026
Berita Game

Dev Phantom Blade Zero Sebut Game Tidak Pakai AI yang Ubah Intensi Artis

April 11, 2026
Berita Game

That Time I Got Reincarnated in PES, Manga Game PES Isekai Heboh Dikalangan Gamer

April 10, 2026
Berita Game

Urutan Rank PUBG 2026 dari Pemula Hingga yang Pro, Apa Saja?

April 10, 2026
Berita Game

Fans Resident Evil Kaget Ada Pena ‘Aneh’ di Dalamnya Parasit Asli

April 10, 2026

FIVAGAME.ID

Berita game, tren industri, dan perkembangan dunia gaming

Follow US on Social Media

Facebook Youtube Steam Twitch Unity

Copyright © 2026 fivagame.id, All Rights Reserved.

More from Fivagame

  • Berita Game
  • Game Populer
  • Jadwal Esports
  • Tips & Panduan
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?