• TRENDING
  • The Skywalker Saga
  • Elden Ring Boss
  • Sonic Frontiers PS 5
  • Deathloop Gameplay
  • CONTACT US
SUBSCRIBE
Font ResizerAa
  • Berita Game
  • Game Populer
  • Jadwal Esports
  • Tips & Panduan
Search
  • Berita Game
  • Game Populer
  • Jadwal Esports
  • Tips & Panduan
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Home » Blog » Shuhei Yoshida Ungkap Japan Studio Ditutup Karena Sony Ingin Game AAA, Bukan AA
Berita Game

Shuhei Yoshida Ungkap Japan Studio Ditutup Karena Sony Ingin Game AAA, Bukan AA

Sekar Prameswari
Last updated: July 30, 2026 10:42 am
Sekar Prameswari
Share
4 Min Read
SHARE

Shuhei Yoshida Japan Studio – Dalam komunitas Gamer, Japan Studio dikenal sebagai tim developer yang telah menciptakan berbagai game-game populer di bawah naungan Sony Interactive, seperti Patapon, Shadow of the Colossus, dan masih banyak lagi.

Namun sayangnya studio tersebut telah dibubarkan oleh Sony pada tahun 2021 yang lalu dan ada yang bergabung dengan studio lain seperti Team Asobi. Dan ternyata mereka dibubarkan oleh Sony karena perusahaan lebih ingin game AAA ketimbang game AA yang biasanya dibuat oleh studio tersebut. Lho, serius nih?!

Shuhei Yoshida Ungkap Alasan Japan Studio Ditutup oleh Sony

Shuhei Yoshida
Lho, Sony menutup studio game tersebut karena mereka ingin game AAA ketimbang game AA?
Fans PlayStation Berencana Mogok Main Game PS Selama 1 Minggu Sebagai Aksi Protes ke Sony HeaderRELATEDFans PlayStation Berencana Mogok Main Game PS Selama 1 Minggu Sebagai Aksi Protes ke Sony

Selain itu, dalam sebuah acara konferensi CEDEC 2026 (via GamesRadar+), Shuhei Yoshida selaku mantan President PlayStation turut hadir dengan memberikan berbagai informasi menarik seputar industri video game di tempat dulunya dia bekerja. Dalam salah satu sesi, dia juga membahas mengenai alasan dari Japan Studio ditutup dan dibubarkan oleh Sony pada tahun 2021 yang lalu.

Yoshida menjelaskan bahwa studio game yang membuat game Shadow of the Colossus itu ditutup dan dibubarkan oleh Sony karena perusahaan tersebut menginginkan mereka untuk membuat game AAA, bukan game AA.

Dengan besarnya skala tugas dari permintaan Sony, studio tersebut tidak mampu untuk mewujudkannya karena mereka lebih berfokus dalam membuat game-game yang kreatif. Bahkan pada saat dia masih menjabat sebagai President PlayStation sudah mencoba menjelaskan hal ini kepada Sony bagaimana cara kerja dan game yang dibuat oleh studio tersebut.

Sulit untuk Mewujudkan Keinginan Perusahaan

Shuhei Yoshida Japan Studio
Studio game ini sulit mewujudkan keinginan perusahaan seperti itu
Kreator God of War 1 Tanggapi Nasib Game Fisik Diganti ke Digital Itu Sudah Tidak Bisa Dielakkan HeaderRELATEDKreator God of War 1 Tanggapi Nasib Game Fisik Diganti ke Digital, “Itu Sudah Tidak Bisa Dielakkan”

Di sisi lain, pada saat itu, Yoshida merasa khawatir dengan tim Japan Studio yang ada di sana terhadap keinginan dari perusahaan Sony PlayStation. Itu karena studio tersebut memiliki banyak orang berbakat seperti Keiichiro Toyama selaku Kreator Silent Hill.

Dia juga menjelaskan bagaimana tim tersebut memiliki banyak ide kreatif dalam membuat game dengan skala yang tidak terlalu besar. Apalagi pada saat itu, game AA benar-benar cocok untuk dirilis di PS Vita.

Namun dengan keinginan dari perusahaan Sony PlayStation yang transisi ke game AAA untuk konsol PS4 dan PS5. Sulit bagi studio tersebut untuk mengikuti skala proyek game sebesar itu sekelas God of War atau Uncharted.

Shuhei Yoshida Japan Studio
Shuhei Yoshida
1 17RELATEDCo-Founder Rockstar Games Sebut Game Fisik Masih Perlu Dipertahankan

Menariknya, yoshida menambahkan meski orang-orang

Menariknya, yoshida menambahkan meski orang-orang yang ada di Japan Studio ada sudah tidak lagi bekerja di bawah naungan Sony PlayStation. Dia berharap orang-orang bisa memberikan dukungan kepada mereka yang kini bergabung atau membentuk studio game baru.

Misalnya saja Keiichiro Toyama yang telah membuat Slitterhead dan Hiroyuki Kotani yang kini membuat game spiritual successor Patapon berjudul Ratatan.

Itulah informasi mengenai bagaimana Japan Studio ditutup dan dibubarkan oleh Sony karena mereka ingin game AAA ketimbang game AA. Bagaimana menurut kalian dengan informasi ini?


Perlu diketahui, baca juga informasi menarik FivaGame lainnya terkait Sony atau artikel lainnya dari SekarPrameswari. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Tags: shuhei yoshidasonySony PlayStation

Sumber: FivaGame

Contents
  • Shuhei Yoshida Ungkap Alasan Japan Studio Ditutup oleh Sony
    • Sulit untuk Mewujudkan Keinginan Perusahaan
    • Menariknya, yoshida menambahkan meski orang-orang
AirDrop Akan Tersedia untuk Seri Galaxy Lama Menurut Beta OneUI 8.5
Project GT – Moefikasi Mobil Balap dengan Bumbu Kontroversi
Alter Ego Resmi Ekspansi ke China, Berhasil Tembus MLBB China Masters S3
6 Tim Playoff MPL ID S17 yang Siap Berebut Juara di Velodrome
Hattrick! NVIDIA Naikkan Harga GPU Ketiga Kalinya Tahun Ini
TAGGED:shuhei yoshidasonySony PlayStation
Share This Article
Facebook Email Print

New Releases

- Advertisement -
Ad image

Trending Stories

Berita Game

Fable Akan Tawarkan Cerita Utama 15-20 Jam

September 1, 2026
Berita Game

Sony Umumkan PlayStation State of Play September 2026

September 1, 2026
Berita Game

Review Onimusha – Way of the Sword: Aksi yang Nyaris Sempurna!

September 1, 2026
Berita Game

Rumor Square Enix Akan Dijual Mengemuka

September 1, 2026
Berita Game

Apa itu Abandonware? Arti, dan Status Legalitasnya

September 1, 2026
Berita Game

Developer Game Indie Kehilangan Laptop di Gamescom 2026, Panitia Beri Pernyataan

August 31, 2026

FIVAGAME.ID

Berita game, tren industri, dan perkembangan dunia gaming

Follow US on Social Media

Facebook Youtube Steam Twitch Unity

Copyright © 2026 fivagame.id, All Rights Reserved.

Partnership

More from Fivagame

  • Berita Game
  • Game Populer
  • Jadwal Esports
  • Tips & Panduan
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?