Dalam rangka perayaan Hari Game Indonesia (HARGAI) yang telah memasuki umur 10 tahun. Asosiasi Game Indonesia baru-baru ini menggelar serangkaian acara ekshibisi interaktif untuk memamerkan berbagai game buatan developer lokal yang telah terkurasi kualitasnya.
Berlangsung di Garuda Spark Innovation Hub, Jakarta Pusat, terpantau setidaknya ada sebanyak 20 video game yang dipamerkan dengan ragam genre berbeda. Berikut deretan judul-judul gamenya:
- Afterglow Bytes: Reverie by the Shore – Engram Interactive
- Asbak – Team Fossil
- Ayo Main! – Nagih Games
- Bunny Boom – Rebel Rabbits Game
- Llama Lizard – Gameseed Incubatee
- Luxman Moonlit Market – Innersight Games
- Mala Petaka – Sanditio Bayu
- Mapple Heaven City Rush – Dream Forge Creation
- Marbel TK Paud – Educa Studio
- Need For Seat – Dead Leg Production
- Neko Michi – Eternal Dream
- Nobody – SABAKO
- Rat Rush – Command Studio
- Restoria: Cozy Artifacy Restoration – Entpoint Studio
- Sicarius – Nicknation Games
- Super Shout Showdown – Rezero Studio
- Sukerbat – Gameseed Incubatee
- TypeCaster – TBA Studio
- Wiseman: No More Breakups – Gilang Gumelar Studios
- Zozo and The Lost Dream – Red Dune Games
Selain itu, kamu bisa klik tautan yang tersemat di masing-masing nama developernya jika tertarik untuk mengetahui lebih lanjut akan game-gamenya.

Tidak ketinggalan, terdapat juga beberapa
Tidak ketinggalan, terdapat juga beberapa booth untuk para penggemar board game. Beberapa judul di antaranya seperti: Blood for Life, Gym Sandbox, Kata Emak, Sekata, Super Foods, Waroeng Wars, One Word, Stockastic, Plead Your Case, Flipeek Medieval.
Event ekshibisi HARGAI 2026 ini berlangsung selama dua hari di tanggal 8–9 Agustus, serta terbuka untuk khalayak umum secara gratis. Pengunjung bisa mencoba game-game yang dipamerkan tersebut dan tentunya langsung memberikan feedback kepada sang developer.
Di sisi lain, hal menarik lain, HARGAI 2026 juga tengah berlangsungkan showcase serta diskon untuk berbagai game Indonesia yang rilis di platform Steam. Periodenya sendiri telah berlangsung semenjak awal bulan lalu dan akan berakhir pada 10 Agustus mendatang.
Perjuangan kolektif untuk eksistensi game lokal
Didukung oleh Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementrian Komunikasi dan Digital, Kementrian Perdagangan. Perayaan satu dekade Hari Game Indonesia ini juga dijadikan momen untuk memantapkan daya saing industri video game lokal secara global.
Pada kesempatan yang sama dengan ekshibisi gamenya, HARGAI 2026 juga berlangsungkan panel diskusi dan tanya jawab dengan para pemangku kebijakan lintas kementrian. Adapun pesan yang ingin ditonjolkan adalah pernyataan sikap dan semangat kolektif untuk memastikan bahwa karya-karya developer game Indonesia tetap memiliki ruang, relevansi, serta keberlanjutan secara lokal maupun internasional.

Menariknya, nah, kira-kira bagaimana tanggapanmu mengenai hal ini, brott? Yuk, langsung saja share pendapatmu di kolom komentar ya.
Baca juga informasi menarik atau artikel
Baca juga informasi menarik atau artikel keren lainnya dari JayaWardana. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]
Sumber: FivaGame
