• TRENDING
  • The Skywalker Saga
  • Elden Ring Boss
  • Sonic Frontiers PS 5
  • Deathloop Gameplay
  • CONTACT US
SUBSCRIBE
Font ResizerAa
  • Berita Game
  • Game Populer
  • Jadwal Esports
  • Tips & Panduan
Search
  • Berita Game
  • Game Populer
  • Jadwal Esports
  • Tips & Panduan
Have an existing account? Sign In
Follow US
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Home » Blog » Review Onimusha – Way of the Sword: Aksi yang Nyaris Sempurna! » Page 4
Berita Game

Review Onimusha – Way of the Sword: Aksi yang Nyaris Sempurna!

Leonardo Davinci
Last updated: September 1, 2026 11:21 am
Leonardo Davinci
Share
41 Min Read
SHARE

Kesimpulan

Onimusha: Way of the Sword tetaplah sebuah game action yang menawan hampir dari semua aspek. Posisinya sebagai calon Game of the Year kami, setidaknya dari kategori action, sama sekali tidak berubah dan justru kian diperkuat dengan konten lengkap yang ditawarkan oleh keseluruhan game ini. Capcom benar-benar telah meracik sesuatu yang istimewa dengan game ini.

Contents
  • Kesimpulan
    • Namun di luar kekurangan tersebut
    • Kelebihan
    • Kekurangan
    • Lebih lanjut, tidak direkomendasikan untuk

Tepukan sekencang-kencangnya pantas diarahkan untuk merayakan apa yang berhasil ditawarkan Capcom dengan “kebangkitan” franchise Onimusha via Way of the Sword ini. Lewatnya, ia berhasil membangun sebuah game action berbasis aksi pedang yang seru. Intens, dan memuaskan di saat yang sama, salah satu yang terbaik dari apa yang pernah kami cicipi selama ini. Semuanya dibungkus lewat pencapaian level RE terbaru yang berhasil membungkusnya dengan pendekatan lebih ekspresif. Semuanya menyatu lewat cerita gelap dan emosional yang dilebur bersama dengan barisan karakter terbaik yang pernah diracik Capcom selama ini.

Sayang seribu sayang, Onimusha: Way of the Sword datang dengan sebuah kelemahan. Sebuah catatan yang merenggut dekatnya ia dengan kata sempurna menurut penilaian kami. Benar sekali, sang hub utama – Eastern Kyoto berujung hadir sebagai sebuah kota yang membosankan dan mengecewakan di saat yang sama.

Sementara itu, walaupun sangat bisa dipahami dari sisi lore, namun kami tidak bisa menyangkal bahwa di sepanjang permainan, ada harapan untuk melihat Capcom belajar dari cara Ghost of Yotei dan AC: Shadows untuk meracik area-area dramatis yang rasional, efektif, dan tidak berlebihan di saat yang sama. Pertarungan melawan Genma memang penuh kematian dan kehancuran, namun bukan berarti ia tidak bisa diracik dramatis. Padahal, kami sendiri sudah cukup menoleransi terbatasnya aktivitas di dalam kota ini sendiri.

Namun di luar kekurangan tersebut

Namun di luar kekurangan tersebut, Onimusha: Way of the Sword tetaplah sebuah game action yang menawan hampir dari semua aspek. Posisinya sebagai calon Game of the Year kami, setidaknya dari kategori action, sama sekali tidak berubah dan justru kian diperkuat dengan konten lengkap yang ditawarkan oleh keseluruhan game ini. Capcom benar-benar telah meracik sesuatu yang istimewa dengan game ini.

Kelebihan

Onimusha: Way of the Sword tidak menahan diri untuk menawarkan cerita gelap dengan kengerian tersendiri

  • Implementasi RE Engine yang sangat ekspresif
  • Cerita utama dan banyak misi sampingan hadir gelap dan menarik
  • Animasi memukau di ragam elemen
  • Mekanik pertarungan berbasis pedang yang memuaskan
  • Desain mini-boss dan boss yang keren dan menantang
  • Voice acting Jepang dan musik yang pantas diacungi jempol
  • Barisan karakter super menarik, protagonis ataupun antagois, dari desain, cerita, kepribadian
  • Konten New Game+ yang menjanjikan replability dan ekstra tantangan
  • Misi sampingan berbasis cerita rakyat / mitologi klasik Jepang yang menarik.

Kekurangan

Ah mungkin firasatku saja..

  • Eastern Kyoto sebagai hub berujung membosankan

Direkomendasikan untuk gamer: pencinta game action intens, penikmat film samurai lawas

Lebih lanjut, tidak direkomendasikan untuk

Lebih lanjut, tidak direkomendasikan untuk gamer: yang menginginkan aksi cepat ala Devil May Cry atau Sekiro, mencintai desain setting yang dramatis

Sumber: FivaGame

Previous Page1234
Cara Mencuri Mobil di GTA 6 Ternyata Lebih Rumit dari Game Sebelumnya
Crucial Tolak RMA RAM, Konsumen Hanya Direfund Seharga Invoice
Epic Games Pamerkan Unreal Engine 6 dari Rocket League, Visualnya Ciamik!
Petinggi CD Projekt Red Skeptis dengan Game Generative AI
Band Metal Legendaris – KoRn “Turun Gunung” untuk Diablo IV: Lord of Hatred
TAGGED:Actioncapcomonimusha: way of the swordre enginereview
Share This Article
Facebook Email Print

New Releases

- Advertisement -
Ad image

Trending Stories

Berita Game

Fable Akan Tawarkan Cerita Utama 15-20 Jam

September 1, 2026
Berita Game

Sony Umumkan PlayStation State of Play September 2026

September 1, 2026
Berita Game

Rumor Square Enix Akan Dijual Mengemuka

September 1, 2026
Berita Game

Apa itu Abandonware? Arti, dan Status Legalitasnya

September 1, 2026
Berita Game

Developer Game Indie Kehilangan Laptop di Gamescom 2026, Panitia Beri Pernyataan

August 31, 2026
Berita Game

Steam Alami Kebocoran Data hingga 12TB

August 31, 2026

FIVAGAME.ID

Berita game, tren industri, dan perkembangan dunia gaming

Follow US on Social Media

Facebook Youtube Steam Twitch Unity

Copyright © 2026 fivagame.id, All Rights Reserved.

Partnership

More from Fivagame

  • Berita Game
  • Game Populer
  • Jadwal Esports
  • Tips & Panduan
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?